Tuesday 29 May 2012

resensi Sam Kok: Perang Siasat Vs Siasat Tiga Kerajaan


Judul
Sam Kok : Perang Siasat VS Siasat Tiga Kerajaan  
Harga
Rp60.000
Penulis
Andri Wang 
Penerbit
Tanggal terbit
April - 2011 
Jumlah Halaman
300 
Berat Buku
-
Jenis Cover
Soft Cover 
Dimensi(L x P)
150x230mm
Kategori
Sejarah Non Fiksi 
Bonus
Text Bahasa
Indonesia 










  • Sinopsis:


    Siapa yang tidak pernah mendengar tentang 3 kerajaan shu,wei,dan wu??

    roman 3 kerajaan ini sangat terkenal sampai sampai kisah 3 kerajaan ini di adaptasi menjadi game playstation dengan judul dynasti warior.(bagi kalian pecinta game,pasti pernah mendengar apalagi memainkan permainan ini.)

    Buku asli Roman Tiga Kerajaan atau lebih dikenal dengan Sam Kok ini ditulis dalam bahasa klasik Tiongkok kuno yang terdiri dari 120 bab dan 600.000 lebih kata-kata yang tidak mudah dibaca habis sekaligus. Tak dapat dimungkiri buku yang sangat tebal ini telah menjadi salah satu novel paling termasyhur dan paling penting dalam literatur klasik Tiongkok dan diterjemahkan ke berbagai bahasa dengan berbagai variasinya.

    Novel yang ditulis Luo Guan Zhong ini mengisahkan peperangan tiga negara: Wei, Shu, dan Wu. Selain mempunyai nilai sastra dan sejarah yang tinggi, novel ini juga sarat dengan ilmu strategi dan siasat yang mengagumkan dan tak lekang waktu. Dari ratusan peperangan besar atau kecil itulah kita bisa belajar berbagai taktik dan strategi yang bisa kita gunakan dalam membangun dan mengembangkan bisnis maupun kehidupan kita.
     

    Karakter dan kepribadian beberapa tokoh heroik penting pada waktu itu—seperti Liu Bei, Guan Yu (Kuan Kong), Zhang Fei, Zu Ge Liang (Kong Beng), Zhao Yun, Cao Cao, Zhuo Yu, Sun Quan, Lu Xiao, dan tokoh-tokoh lainnya—dilukiskan secara hidup dan mengesankan.
     

    Banyak orang ingin membacanya, namun urung karena ketebalan buku tersebut. Untuk menghemat waktu pembaca, buku ini disusun sedemikian rupa, dipilih cerita-cerita yang representatif dari buku asli Sam Kok, lalu diekstraksi menjadi 24 Bab sebagai 
    “eye bird view” kisah Sam Kok. Anda tidak hanya mendapatkan gambaran besar, tapi juga belajar berbagai siasat dan strategi yang akan membuat Anda lebih hati-hati, lebih melihat sesuatu dari berbagai perspektif sehingga tidak salah melangkah, dan lebih bijak.

    "jangan pernah melakukan tindak kejahatan karena hal itu sepele..
    jangan pernah mengabaikan perbuatan baik hanya karena hal itu kecil"-Liu bei

    ~Liu bei adalah seorang pemimpin negara Shu.dia adalah orang yang sangat cerdas dan pintar,dia setia pada kerjaan Han,amat mencintai rakyat,selalu mengutamakan kepentingan rakyat,dia juga sayang dan memperhatikan bawahannya.karena itu, semua orang rakyat menyayanginya
    Lui bei

    ~zu ge liang
    dia adalah ahli strategi yang berasal dari negara Shu.karena kepintaranyalah,tercipta 3 kerajaan.

    Zu ge liang sendiri adalah orang yang paling pintar di zamannya.semua pengetahuan dimilikinya.karena itu,Cao Cao(sang pemimpin kerajaan wei yang bisa dibilang musuh bubuyutannya negara Shu) takut pada Zu ge liang.

    Zu ge liang bukanlah prajurit tempur di garis depan.dia yang membuat kerajaan-kerajaan lain kewalahan menghadapi kerajaan Shu.
    Zu ge liang

    "seorang pemimpin yang bijak,tidak khawatir apakah rakyat mengenalnya atau tidak.dia justru khawatir kalau dia tidak mengenal rakyatnya.."-Zu ge liang


     ada 24 cerita yang ditampilkan di buku SAM KOK ini.
    1. cerita pertama dimulai saat liu bei bertemu dengan Guan yu dan juga Zang fhei.mereka bertiga berkenalan di sebuah kedai arak.meskipun mereka baru berkenalan,namun akrabnya seperti kawan lama yang sudah kenal bertahun-tahun.karena memiliki rencana yang sama  untuk mengubah negara yang sedang mengalami kekacauan besar,3 orang tersebut membuat upacara sumpah mengikat persaudaraan di bawah pohon sakura yang sedang bermekar di belakang rumah zang fhei.


    "Liu bei,Guan yu,Zang fei,kami bertiga hari ini bersumpah mengikat tali persaudaraan,kami bersama sama dalam satu tekad mau menyumbangkan tenaga dan pikiran kepada negara,agar rakyat bisa hidup layak.kami tiga bersaudara,meskipun tidak dilahirkan dalam tahun,bulan,dan tannggal yang sama namun kami mengharapkan bisa mati dalam tahun,bulan,tanggal,serta hari yang sama.barang siapa melanggar sumpah ini,dia pasti mendapatkan ganjaran dari tuhan."-Liu bei,Guan yu,Zang fei.

    2. ada juga cerita Lu Bu,orang pertama yang mampu mengendalikan Red hare sang kuda perang yang tubuhnya berwarna merah.kuda yang tidak mau ditaklukan oleh orang yang dianggapnya lemah.dalam sejarah,hanya ada 2 orang yang mampu menaklukan sang kuda perang ini.yaitu,Lu Bu dan Guan yu.
  •  
      
  • setelah Lu Bu tewas ditangan Cao cao,cao cao memberikan red hare kepada Guan yu yang langsung diterima oleh Guan yu setelah menolak barang-barang berharga yang juga ditawarkan kepadanya.   
Red hare mampu berkeliling cina hanya dalam beberapa hari(jika hanya memakai kuda biasa,bisa bertahun tahun).dia dapat berlari 1000 li dalam sehari(1 li= 415.8 km atau 258.2118 mil)

setelah Guan yu meninggal,Red hare pun mati karena tidak mau makan (hal ini dikarenakan tidak ada lagi orang yang dianggapnya kuat untuk menjadi pemiliknya.)
  • Lu Bu dengan Red Hare







    ---------->
Guan yu dengan Red Hare
  3. ada juga cerita tentang perang di tebing merah(kisah ini difilmkan dengan judul Red cliff)   

4. cerita terakhir ditutup dengan kisah meninggalnya Zu ge liang,orang paling paling pandai di zaman itu.Zu ge liang meninggal saat perang wu zhang plains.saat itu,Sima yi (ahli strategi dari kerajaan Wei)mengetahui bahwa Zuge liang telah meninggal,dengan cara melihat keadaan langit.saat tahu Zu ge liang telah meninggal,Ma yi pun menyuruh seluruh pasukannya untuk menyerbu negara Shu(negara Zu ge liang).tapi kaki para pasukan terhenti saat melihat sosok Zu ge liang sedang berdiri,melihat nya masih hidup,seluruh pasukan langsung lari tunggang langgang.

ternyata sebelum meniggal,Zu ge liang menyuruh pasukanya untuk membuat orang-orangan yang mirip dirinya.

Note:banyak amanat yang dapat dipelajari dari buku SAM KOK ini.kisah tentang persahabatan antara Guan yu dengan Cao cao(yang negaranya saling bermusuhan),kisah tentang kebijaksanaan yang diperlihatkan oleh Zu ge liang,serta kisah kisah lainnya.

Wednesday 16 May 2012

putri sayako..she's always be princess in our heart ..◕‿◕


Putri Yang Pergi Karena Cinta

Anak perempuan Kaisar Jepang kawin dengan rakyat jelata. Dia harus
meninggalkan istana dan kehilangan gelar kebangsawanan.

Putri yang Pergi karena Cinta

Untuk terakhir kalinya Putri Nori menatap lekat-lekat Istana Amaterasu Omikami, yang telah didiaminya selama 36 tahun. 

Dia melambai kepada staf istana dari jendela mobil limusin hitam yang dikawal iringan motor polisi. Putri satu-satunya pasangan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko itu meninggalkan Istana Kekaisaran Jepang pada tahun 2005 lalu. 

Nori, yang dikenal dengan panggilan Putri Sayako, akan menjadi Nyonya Sayako Kuroda. Dia menikah dengan
Yoshiki Kuroda, 40 tahun, seorang pegawai kantor gubernur Tokyo.

Di sepanjang jalan menuju Hotel Imperial, tempat akad nikah, rakyat melambaikan bendera Jepang, Hinomaru. Rasa bahagia bercampur haru terpancar saat mereka melafalkan ucapan selamat: "Banzai…." Seorang
perempuan tua, Ranko Shibuya, menghapus air mata setelah melambai kepada Nori. "Saya bisa merasakan Permaisuri Michiko mengucapkan selamat tinggal kepada anak perempuan satu-satunya," ujar Shibuya, 63 tahun.


Perkawinan ini bukan peristiwa biasa. Inilah pertama kali dalam 45 tahun, seorang putri kerajaan menikahi laki-laki biasa. Pada 1960 Takako Shimazu, anak perempuan kelima almarhum Kaisar Showa, kawin dengan seorang pegawai bank. Dan, geger. Sebab, berdasarkan Undang- Undang Kerumahtanggaan Kaisar, setiap putri kerajaan yang menikah dengan rakyat biasa harus menanggalkan seluruh gelar kerajaannya. Nasib itu kini dihadapi Putri Nori, yang memilih cinta ketimbang istana.

Tak ada pesta gemerlap mengiringi pernikahannya. Upacara perkawinannya sederhana saja untuk ukuran keluarga kaisar. Yang hadir sekitar seratus orang. Di hadapan pendeta Shinto, Putri Nori dan Yoshiki Kuroda saling berikrar. Nori mengenakan gaun sutra putih
serta kalung mutiara. Mempelai pria mengenakan jas hitam. Tak ada prosesi tukar cincin, tak ada acara potong kue. Di saat perhelatan, Nori bersalin kimono juni hitoe lawas koleksi ibunya.

Toh, sang Putri masih bernasib baik. Ayah dan ibunya sudi menghadiri perhelatan. Pada masa lalu, kaisar dan permaisuri tak berkenan menghadiri pernikahan anak gadisnya. Itulah "hukuman" bagi anak perempuan kaisar yang mementingkan cinta ketimbang keluarga.

Nori juga beruntung karena Permaisuri Michiko menyokongnya dengan menyiapkan Nori menghadapi dunia di luar tembok istana. Michiko memang berasal dari luar istana, dia bukan berdarah biru. Setelah kawin dengan Pangeran Akihito—kini Kaisar Jepang—Michiko menangani sendiri pekerjaan rumah tangga. Kebiasaan itu ia tularkan kepada Nori. Michiko membiasakan Nori memasak dan mencuci. "Putri Nori membawa makan siang masakan permaisuri ke sekolah setiap hari," kenang Yoko Imai, teman Nori di SMP. Setelah pacaran dengan Kuroda,
teman abangnya (Pangeran Akishino), ia membawakan Kuroda makan siang masakannya.


Kini Nori siap menjadi ibu rumah tangga dari kalangan biasa. Dia memasak, membersihkan kondominium sewaan, mencuci, menyetrika, berbelanja di supermarket, membuang sampah, dan menyetir mobil. Surat izin mengemudinya baru ia peroleh dua bulan lalu. "Dalam
kehidupan barumu kelak, hendaklah kamu menjadi anggota masyarakat yang baik sembari mengurus rumah tangga," pesan Michiko kepada putrinya.

Nori sendiri tak menyesal keluar dari istana. "Saya akan terus memelihara kenangan dengan keluarga saya sembari menghadapi hidup baru sebagai anggota keluarga Kuroda," ujarnya. Rabu pekan lalu, Jawatan Rumah Tangga Kekaisaran secara resmi mencatat kepergiannya dari lingkaran keluarga kerajaan.

Tak akan ada lagi hak dan kewajibannya sebagai bangsawan. Tapi pemerintah memberinya "pesangon" sebesar 152,5 juta yen (Rp 1,3 triliun) tunai.

NB:WOW...itu keputusan yang sangat sulit.tidak banyak orang yang seberani putri kita ini.harus dibenci(mungkin ya..)keluarganya,dan pastinya banyak omongan-omongan yang gak enak tentang dia.tapi,doi dengan penuh keyakinan,mengambil jalannya sendiri,jalan yang membedakan dirinya dengan orang lain.melihat senyuman foto diatas,kita sudah mendapat jawaban yang tepat,bahwa dia "BAHAGIA"<-----the simple word yang dilaluinya dengan saat-saat yang berat..good job my princess ✿◕‿

sumber :sumber